TUBAN- Adanya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicetuskan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan kesempatan kepada Dosen dan Mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta untuk bisa berkarya dan meningkatkan soft skill atau hard skill dengan berpartisipasi dalam program tersebut. Kali ini giliran Dosen Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban yang mendapatkan Program Magang Dosen Industri (MDI) dari Kemendikbudristek.

Dwi Oktafitria salah satu Dosen Peserta Program MDI menjelaskan bahwa di Unirow Tuban terdapat 3 Dosen yang mendapatkan Hibah Program ini di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban yang sudah dimulai pada 1 September 2021 sampai dengan 30 November 2021. Selain dirinya ada Sriwulan Dosen Pendidikan Biologi dan Ahmad Zaenal Arifin Dosen Matematika. Lebih lanjut Bu Dwi sapaan Dwi Oktafitria menjelaskan bahwa ini merupakan kali ketiga dirinya mendapatkan Program Magang dari Kemendikbud.

“Pertama Magang Dosen ke Perguruan Tinggi Tahun 2017 di ITB dan Kedua Magang Dosen Nanosains dan Nanoteknologi Tahun 2018 di Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi ITB” Ungkapnya

Lebih lanjut, Bu Dwi menjelaskan bahwa Program ini sebenarnya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada dosen Perguruan Tinggi Untuk melihat dan terlibat langsung dalam aplikasi salah satu bidang ilmu/mata kuliah yang ditekuni pada dunia industri dan dunia kerja yang nantinya diharapkan pengalaman tersebut dapat mewarnai proses pembelajaran oleh dosen tersebut di Perguruan Tinggi masing-masing. Selain itu juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan bahan ajar mata kuliah tertentu di Perguruan Tinggi Dosen pengusul yang lebih link and match dengan dunia industri dan dunia kerja melalui keterlibatan langsung Dosen di dunia industri tempat dosen melakukan pemagangan.

“Meningkatkan kompetensi dosen dalam membangun jejaring kerjasama antara Perguruan Tinggi tempat Dosen mengajar dengan Industri” Jelasnya.

Selain itu, Dosen yang dikenal ramah kepada mahasiswa ini juga menjelaskan bahwa dengan meningkatnya jumlah jejaring kerjasama antara program studi tempat dosen magang dengan industri, maka dapat memberikan kesempatan lebih luas pada mahasiswa untuk melakukan program merdeka belajar, PKL dan/atau tugas akhirnya di luar kampus.