Tuban– Tim Dosen berkarya yang merupakan kerjasama antara Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Aula Wisata Sendang Asmoro, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban pada Sabtu (2/10). Kegiatan Pengabdian ini berjudul “Strategi Pengelolaan Potensi Desa untuk Meningkatkan Antusiasme Ekowisata di Masa Pandemi Covid 19”. Dalam Kegiatan tersebut dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari Bumdes, pengelola wisata, Perangkat desa, pemangku/ tokoh desa, LDMH, dan karang taruna dari Desa Ngino serta Forum komunikasi Pokdarwis Kabupaten Tuban yang mewakili desa wisata-desa wisata di Kab. Tuban. Turut Hadir para pemangku kepentingan di Kab. Tuban, yaitu Kabid Pariwisata, Disparbudpora Kab. Tuban, Kadis DPMD Kab. Tuban, dan Camat Kec. Semanding, Kab. Tuban. Selain itu, turut hadir juga Rektor Unirow Tuban Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjayani, M.Kes, masyarakat umum, para mahasiswa dan Dosen di lingkungan FMIPA Unirow Tuban.

Lilik Muzdalifah, S.Pd., M.Si. selaku Penanggungjawab Kegiatan ini menjelaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat ini merupakan serangkaian kerjasama antara Unirow dengan UB yang berjudul Dosen berkarya. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari UB yaitu Prof. Amin Setyo Leksono, S.Si., M.Si., Ph.D yang merupakan Guru Besar Universitas Brawijaya, Bidang Ekologi dan Entomologi dan Prof. Dr. Ir. Harsuko Riniwati, MS yang juga Guru Besar Universitas Brawijaya, Bidang Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu dari 8 Program Dosen Berkarya Kerjasama Universitas PGRI Ronggolawe dengan Universitas Brawijaya. Selain itu, kegiatan ini juga  merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kerjasama (MoA) antara FMIPA Unirow dengan Pemerintah Desa Ngino.” Jelas Bu Lilik sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Dekan FMIPA Unirow tersebut juga menjelaskan bahwa Fokus dari kegiatan adalah pemaparan dan diskusi terkait strategi pengelolaan potensi yang dimiliki desa untuk mengembangkan desa wisata berbasis ekowisata. Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa Manajemen wisata berkelanjutan dengan tujuan dan strategi yang tepat bersama masyarakat menjadi super tim menciptakan sesuatu yang ikonik, unik, dan dan berkarakter untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Desa Ngino sebagai desa binaan FMIPA Unirow diharapkan mampu menjadi ‘mini grup’ desa wisata di Kabupaten Tuban” Ungkapnya.

Disisi lain, Suwanto, SE, MM Selaku Kabid. Pariwisata Kabupaten Tuban menjelaskan bahwa Unirow harus bisa menjadi bagian bersama dengan pemerintah, masyarakat dan yang lainnya untuk melaksanakan pemulihan sektorr pariwisata dikarenakan adanya Covid-19.

“Unirow sebagai perguruan tinggi swasta terbesar di Kab. Tuban mampu menjadi bagian dari Pentahelix pemulihan sektor pariwisata di Kab. Tuban pada Masa Pandemi Covid 19” Jelas Pak Suwanto sapaan akrabnya.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Rektor Unirow Tuban bahwa Masa pandemic ini menjadikan berbagai sektor terdampak, termasuk dalam sektor pariwisata. Sehingga Unirow akan turut andil dalam pemulihan pariwisata dan menjadi katalisator percepatan pengembangan Desa.

“Pandemi tidak menjadikan kita terbatas, namun lebih kreatif, inovatif, dan produktif. Unirow siap menjadi katalisator percepatan pengembangan desa” Ungkap Prof. Dian sapaan akrabnya.