MENANAM CINTA, MENJAGA BUMI: UNIROW–KUA TUBAN KOLABORASIKAN BIMBINGAN PERKAWINAN DAN EKOTEOLOGI

TUBAN – Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui kolaborasi antara Pusat Pemberdayaan Ekonomi dan Lingkungan UNIROW dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tuban.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui bimbingan perkawinan bagi 23 pasangan calon pengantin yang dikemas berbeda dengan memadukannya bersama kegiatan penanaman pohon alpukat di Taman Pohon Pengantin UNIROW, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UNIROW Tuban Prof. Dr. Warli, M.Pd., Kepala PPLP-PT PGRI Tuban Sudjarwoto, S.H., S.Pd., M.H., M.M., M.Hum., Kepala KUA Kecamatan Tuban Akhmat Iswoyo, S.H.I., M.M., Camat Tuban Drs. Raden Mochamad Dani Ramdhani, Humas Kementerian Agama Tuban, serta perwakilan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
BIMBINGAN PERKAWINAN BERBASIS EKOTEOLOGI

Bimbingan perkawinan kali ini tidak hanya berfokus pada kesiapan calon pengantin dalam membangun kehidupan rumah tangga. Para peserta juga diajak menanam pohon alpukat jenis Alligator di Taman Pohon Pengantin UNIROW.
Konsep tersebut menjadi bentuk sederhana penerapan ekoteologi, yakni upaya mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan nilai-nilai keagamaan. Lingkungan tidak hanya dipandang sebagai persoalan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari amanah manusia untuk menjaga dan merawat bumi.
Melalui kegiatan ini, calon pengantin tidak hanya mempersiapkan diri untuk membangun keluarga, tetapi juga diajak meninggalkan jejak kebaikan bagi lingkungan.
Rektor UNIROW Prof. Dr. Warli, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen UNIROW untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum bimbingan perkawinan dapat menjadi ruang untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak calon pengantin memulai kehidupan keluarga.
“Pohon yang ditanam calon pengantin ini dapat tumbuh bersama perjalanan kehidupan rumah tangga mereka,” ujar Prof. Warli.
Ia berharap pohon yang ditanam tidak hanya menjadi simbol seremoni, tetapi juga dapat dirawat dan menjadi pengingat perjalanan kehidupan keluarga masing-masing pasangan.
PERTAMA KALI DIPADUKAN DENGAN GERAKAN LINGKUNGAN

Kepala KUA Kecamatan Tuban, Akhmat Iswoyo, S.H.I., M.M., mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, perpaduan antara bimbingan perkawinan dengan kegiatan lingkungan melalui pendekatan ekoteologi merupakan pengalaman yang berbeda dan pertama kali dilakukan oleh KUA Kecamatan Tuban.
“Biasanya hanya sebatas bimbingan perkawinan. Namun kali ini dikolaborasikan dengan kegiatan lingkungan. Ini yang pertama dan berbeda,” ungkap Akhmat.
Ia menilai kolaborasi dengan UNIROW memiliki kesamaan dalam hal tujuan dan semangat pemberdayaan masyarakat. Kesamaan tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk mengembangkan berbagai program bersama ke depan.
“Kami juga melihat program pemberdayaan yang ada ternyata memiliki kesamaan. Jadi, ini bisa menjadi contoh sekaligus daya tarik bagi masyarakat,” ujarnya.
BEKAL MEMBANGUN KELUARGA
Usai kegiatan penanaman pohon, para calon pengantin mengikuti sesi bimbingan perkawinan dengan berbagai materi sebagai bekal memasuki kehidupan rumah tangga.
Materi kesehatan dan persiapan kehidupan keluarga disampaikan oleh perwakilan Dinas Kesehatan. Materi tersebut meliputi kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan, pencegahan stunting, serta pemenuhan gizi bagi calon pengantin.
Sementara itu, materi mengenai perencanaan keluarga, ketahanan keluarga, serta program Bangga Kencana disampaikan oleh perwakilan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
Melalui kolaborasi ini, UNIROW dan KUA Kecamatan Tuban tidak hanya menghadirkan bimbingan perkawinan sebagai bekal membangun keluarga, tetapi juga memperluas maknanya melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata semangat kampus berdampak, bahwa perguruan tinggi tidak hanya hadir melalui pendidikan dan penelitian, tetapi juga melalui kolaborasi dan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
Ke depan, kolaborasi UNIROW dan KUA Kecamatan Tuban diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan yang mengintegrasikan nilai keluarga, agama, masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
