MOMEN PERDANA DI NGEREJENG, REKTOR UNIROW DAN KEPALA DESA RESMI BUKA JALUR WISATA BARU PUNCAK RENGIT 517 MDPL

NGEREJENG, TUBAN – Babak baru pengembangan wisata Desa Ngerejeng resmi dimulai. Jalur menuju Puncak 517 meter di atas permukaan laut (MDPL) resmi dibuka, Rabu (12/8/2026), ditandai dengan penandatanganan batu pertapaan puncak rengit oleh Rektor Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd., bersama Kepala Desa Ngerejeng, Jumain.
Momen tersebut menjadi catatan istimewa bagi UNIROW. Pasalnya, kegiatan pembukaan jalur Puncak 517 MDPL ini menjadi pertama kalinya program pengembangan akses wisata dilaksanakan di Desa Ngerejeng, sekaligus menjadi puncak dengan ketinggian tertinggi yang pertama kali dikunjungi Rektor UNIROW pada program “Pak Rektor Menyapa” dalam rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran Rektor di puncak tersebut bukan sekadar seremoni. Momen itu menjadi simbol nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dalam membuka potensi baru yang sebelumnya sulit dijangkau.
Selama ini, Desa Ngerejeng dikenal sebagai salah satu kawasan religi di Kabupaten Tuban, khususnya dengan keberadaan Makam Syekh Shodiqo, salah satu tokoh penyebar agama Islam di Bumi Wali. Namun, dengan terbukanya akses menuju Puncak 517 MDPL, Ngerejeng kini memiliki peluang memperkuat identitasnya sebagai desa yang memiliki potensi wisata religi sekaligus wisata alam.
Dari kawasan puncak, pengunjung dapat menikmati panorama perbukitan yang masih alami. Potensi tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik baru sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat sekitar.
BUKAN JALUR BIASA

Membuka akses menuju Puncak 517 MDPL bukan pekerjaan mudah. Jalur yang dibangun melewati kawasan dengan karakteristik bebatuan keras dan kontur yang cukup curam. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa KKN Kelompok 16 UNIROW bersama Masyarakat. Namun, melalui semangat gotong royong dan kolaborasi antara Mahasiswa, Karang Taruna, Pemerintahan Desa dan Masyarakat Desa Ngrejeng, akses menuju kawasan puncak akhirnya berhasil diwujudkan.
Rektor UNIROW Prof. Dr. Warli, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Ngerejeng yang telah menerima mahasiswa KKN Kelompok 16 sekaligus memberikan ruang kolaborasi dalam pelaksanaan program kerja.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa yang berkenan membantu mahasiswa kami,” ujar Prof. Warli.
Menurutnya, meskipun masa pengabdian mahasiswa KKN hanya berlangsung selama satu bulan, hasil yang dicapai menunjukkan dampak yang luar biasa. Ia menilai keberhasilan pembukaan akses Puncak 517 MDPL merupakan langkah awal yang dapat menjadi fondasi bagi pengembangan Desa Wisata Ngerejeng.
“Keberhasilan awal ini menjadi fondasi yang kuat bagi kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar untuk mendorong pengembangan Desa Wisata,” lanjutnya.
Prof. Warli juga menegaskan bahwa kolaborasi UNIROW dengan Pemerintah Desa Ngerejeng tidak berhenti setelah program KKN berakhir. Kerja sama tersebut terbuka untuk dilanjutkan melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat lainnya.
SEJALAN DENGAN PROGRAM DESA

Sementara itu, Kepala Desa Ngerejeng, Jumain, mengungkapkan bahwa program yang digagas mahasiswa KKN UNIROW ternyata sejalan dengan rencana pembangunan desa.
Menurutnya, Pemerintah Desa Ngerejeng sebenarnya telah memiliki rencana untuk membuka destinasi wisata baru. Namun, akses menuju lokasi yang sulit selama ini menjadi salah satu kendala utama.
“Proker anak-anak KKN sama dengan kami. Bukan puncak baru, tapi baru sekarang bisa dimulai,” ungkap Jumain.
Ia menyambut baik terbukanya akses menuju Puncak 517 MDPL karena dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi wisata alam di wilayahnya.
Dengan dibukanya jalur tersebut, Desa Ngerejeng kini memiliki alternatif destinasi yang semakin beragam. Jika sebelumnya lebih dikenal sebagai kawasan wisata religi, kini panorama alam Puncak 517 MDPL memberikan peluang baru untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam berbasis masyarakat.
Lebih dari sekadar membuka sebuah jalur, kehadiran Puncak 517 MDPL menjadi bukti bahwa kolaborasi kampus dan desa mampu mengubah potensi yang tersembunyi menjadi peluang baru bagi masyarakat.
Dan dari puncak inilah, langkah awal pengembangan Desa Wisata Ngerejeng resmi dimulai.

